Kata-Kata Hidup ini Terlalu Singkat untuk Tidak Bahagia

Memang hidup ini penuh dengan misteri. Kita tidak bisa memilih kapan kita harus merasakan kebahagiaan dan kesedihan. Malahan kedua perasaan yang berlawanan tersebut terkadang bisa kita rasakan sekaligus dalam satu hari. Contohnya saat kita bahagia namun tiba-tiba sedih, atau pura-pura tersenyum namun menangis dalam hati.

Terkadang terlintas dalan pikiran bahwa sang Pemberi kehidupan tak adil. Namun jika kita memikirkan hal ini dengan seksama, bahwa inilah bentuk keadilan sesungguhnya yang Tuhan berikan. Tuhan yang maha membolak-balikan perasaan. Tuhan mentakdirkan kita tak selalu merasa bahagia ataupun bersedih agar kita bisa bersyukur dalam kondisi apapun.


Tak sepantasnya kita mengeluh dan menyalahkan keadaan. Karena hidup ini sederhana.Tinggalkan apa yang menyakitkan hati dan pertahankan yang menghargai perasaan. Tak usah membandingkan-bandingkan hidup dengan orang lain apalagi mengikuti kisah perjalanannya. Hidup ini kita yang menentukannya sendiri. Sejalan dengan kata kata hidup ini terlalu singkat yang berbunyi “Hidup terlalu singkat dihabiskan untuk tidak bahagia”.

Nah tanpa membahas panjang lebar lagi, berikut adalah Kata-Kata Hidup ini Terlalu Singkat untuk Tidak Bahagia.

Hidup ini terlalu singkat tuk menghabiskan waktumu untuk mencemaskan apa yang orang lain pikirkan tentang dirimu. Jadi dirimu sendiri!.

Lakukan apa yang kamu suka dan berikan yang terbaik. Hidup ini terlalu singkat. Jangan biarkan dirimu menua sia-sia.

Jangan suka pake singkatan, hidup ini terlalu indah untuk disingkat-singkat.

Hidup itu terlalu singkat untuk menunggu.

Hidup ini terlalu singkat untuk diisi yang tidak bermanfaat.

Hidup terlalu singkat untuk berpikir kerdil.

Hidup ini terlalu singkat untuk mengikuti apa yang kita mau.

Hidup ini terlalu singkat. Jadi, bahagiakanlah diri sendiri terlebih dahulu daripada orang lain.

Hidup terlalu singkat, terlalu singkat bersama orang yang salah, perasaan yang salah, cinta yang salah, rindu yang salah dan hati yang salah.

Hidup ini terlalu singkat untuk sebuah kisah cinta yang rumit.

Karena hidup terlalu singkat untuk mengejar cinta yang sama.

Hidup terlalu singkat untuk menunggu cinta yang tak berbalas.

Hidup terlalu singkat untuk kamu lewatkan tanpa mencoba cintaku.

Hidup terlalu singkat untuk dibuang dengan orang yang tidak tepat.

Hidup terlalu singkat untuk sibuk dengan cinta.

Hidup ini terlalu singkat tuk dihabiskan dengan seseorang yang dirimu sendiri masih bertanya ‘apakah dia orang yg tepat tuk menemani hidupmu’.

Hidup terlalu singkat tuk biarkan seseorang buatmu bersedih, ketika ada yang lain yang bisa buatmu bahagia jika kamu mau membuka hatimu.

Jika kamu tahu bahwa dia bukan orang yang tepat untukmu, menjauhlah sebelum kamu terluka. Hidup terlalu singkat untuk tidak bahagia.

Hidup ini terlalu singkat untuk menyembunyikan perasaan hatimu. Jangan takut untuk mengatakan apa yang kau rasakan. Siapa tahu dia juga merasakan hal yang sama.

Sebab hidup terlalu singkat untuk membiarkan orang lain menentukan apa yang membuat kita bahagia.

Maafkanlah kesalahan orang lain. Hidup terlalu singkat hanya untuk mendendam.

Hidup ini terlalu singkat jika hanya digunakan untuk memendam dendam yang berkepanjangan.

Hidup terlalu singkat untuk dihabiskan dengan membenci orang lain.

Hidup ini terlalu singkat untuk dinikmati sendiri, dengan berbagi engkau akan lega dan bahagia.

Jangan lakukan hal yang kamu benci karena takut dan terpaksa. Hidup terlalu singkat tunuk ditakuti dan dipaksakan.

Nyatakan perasaan, hentikan penyesalan, maafkan kesalahan, tertawakan kenangan, kejar impian. hidup terlalu singkat untuk dipakai meratap.

Jangan menunggu waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu. Hidup terlalu singkat untuk bertanya-tanya apa yang akan terjadi. JUST DO IT!.

Salah benar hanyalah persoalan sudut pandang. Hidup terlalu singkat untuk menuruti sudut pandang orang lain.

Hidup terlalu singkat jika hanya menyesal. Hidup hanya sekali, namun jika digunakan dengan baik, sekali saja cukup!

Karena hidup terlalu singkat, jangan biarkan opini orang lain mengacaukan hidupmu.

Hidup terlalu singkat untuk sekedar menyesal.

Jadilah diri sendiri, karena hidup terlalu singkat untuk menjadi orang lain.

Jangan menunggu sesuatu yang belum jelas kapan datangnya. Hidup terlalu singkat untuk dihabiskan dengan ketidakpastian.

Hidup terlalu singkat jika hanya untuk mengkhawatirkan masa depan. Berdoalah, karena doa punya kekuatan, dan Tuhan selalu mendengarkan.

Hidup terlalu singkat untuk mencemaskan hal kecil. Nikmati apa yang kamu miliki hari ini, bukan apa yang mungkin kamu miliki esok hari.

Kemarin aku tersenyum. Hari ini aku tetap tersenyum, dan besok pun aku akan selalu tersenyum. Bagiku, hidup ini terlalu singkat untuk menangisi hal apa pun.

Hidup terlalu singkat jika terus melakukan kesalahan yang sama. Karena masih banyak kesalahan lain yang perlu kita coba.

Belajarlah dari kesalahan orang lain. Hidup terlalu singkat untuk membuat kesalahan yang sama dengan orang lain.

Hidup ini terlalu singkat untuk memahami. Tapi terlalu lambat untuk menghargai.

Kenapa harus terus memikirkan pandangan orang lain? Hidup kita terlalu singkat meski hanya untuk peduli pada diri sendiri.

Hidup terlalu singkat untuk menangisi mereka yang tak peduli padamu. Tersenyumlah, dan sadari bahwa masih banyak orang yang menyayangimu.

Hidup ini terlalu singkat. Jadi, mari kita fokus pada hal-hal penting saja, dan lupakan berbagai hal yang tidak layak dipikirkan.

Hidup ini terlalu singkat hanya untuk mengeluh. Selalu ada solusi untuk setiap masalah. Berusaha, percaya diri dan berdoa.

Lupakan masa lalumu. Maafkan dirimu sendiri dan lanjutkan kembali hidupmu. Hidup terlalu singkat tuk terus melihat ke belakang.

Hidup terlalu singkat jika hanya tuk menyesali mereka yang telah pergi. Percayalah, mereka pergi agar sesuatu yang lebih baik datang.

Hidup terlalu singkat, jadi tertawalah dengan lepas, mencintai dengan sungguh & memaafkan dengan segera.

Hidup terlalu singkat untuk memikirkan apa yang orang katakan atau pikirkan tentang dirimu. Bersenang-senanglah, buat mereka iri. Dan tunjukkan hidupmu indah.

Bukan bahagoa yang menjadikan kita bersyukur, tapi rasa syukurlah yang menjadikan hidup kita bahagia. Karena hidup terlalu singkat untuk diratapi.

Hidup terlalu singkat untuk bangun pagi dengan sebuah penyesalan. Jadi, lebih baik cintai orang-orang yang memperlakukan dirimu dengan benar, dan lupakan mereka yang tidak pernah melakukannya.

Hidup terlalu singkat untuk dihabiskan pada dia yang tak menyadari betapa berartinya dirimu. Fokuskan diri pada mereka yang sungguh peduli padamu.

Hidup ini terlalu singkat jika digunakan hanya untuk mengeluh. Banyak hal indah jika kau mau berusaha dan berpikir positif atas kehidupan.

Hidup ini terlalu singkat untuk mengejar sesuatu yang tidak membawa kita semakin dekat dengan surga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar